iklan ilustrasi
ilustrasi
Karena sudah dua periode menjadi anggota DPRD kabupaten Kerinci, tentu telah dirinya telah memiliki basis dan jejaring yang telah dibinanya selama 10 tahun, hal itu tentu bisa mendongkrak suara Yuldi Herman di Kerinci.

Sedangkan Afuan Yuza Putra merupakan putra PJ Bupati Kerinci, Asraf, yang belum lama dilantik oleh Gubernur Jambi. Diprediksi akan ikut mendongkrak suara pada bagi partai berlambang Matahari tersebut.

Dengan orang tua ditunjuk menjadi PJ Bupati Kerinci, tentu akan mempengaruhi suara dari PAN, karena selain nama besar orang tuanya menjadi orang nomor satu di Kerinci, paman Afuan Yuza pun menjadi Kepala Kemenag Kerinci dan Kepala Inspektorat Kerinci. Tentu ini menjadi nilai plus bagi Afuan Yuza.

sedangkan Denita merupakan istri dari anggota DPRD Provinsi Jambi saat ini Fadli Sudria, yang memberikan kesempatan istrinya untuk maju menggantikan posisinya di DPRD, karena dirinya digadang-gadangkan untuk maju menjadi kandidat Calon Bupati Kerinci pada Pilkada 2024 mendatang.

Pengamat Politik Jambi, Dr Jafar Ahmad, M. Si, mengatakan bahwa dari enam nama Caleg, terdapat tiga nama yang menjadi kontestan masuk dalam DCT diprediksi akan mendulang suara pada kontestasi lima tahunan tersebut di Provinsi Jambi.

“Beberapa nama yang menjadi calon tetap PAN, adalah mereka yang memiliki potensi. Ada Yuldi Herman, dan Afuan Yuza Dan Denita. Sepanjang bisa mengumpulkan suara minimal 35 ribu ada kemungkinan akan dapat 2 kursi,” jelasnya.

Namun, dari tiga orang caleg potensial tersebut, tidak ada caleg yang pengalaman di DPRD Provinsi Jambi.

Namun, menurut Alumni UI Ilmu Politik ini, pengalaman tidak terlalu berpengaruh terhadap mendongkrak suara Caleg di Pemilu yang akan berlangsung pada 14 Februari 2024 mendatang.

“Itu tidak ada yang berpengalaman bertarung di tingkat provinsi. Tapi dalam beberapa kasus, pengalaman itu sepertinya tidak terlalu berpengaruh. Ezzaty lima tahun lalu menunjukkan itu,”sebutnya.

Kendati tidak terlalu besar pengaruhnya pengalaman, Jafar Ahmad, menuturkan yang harus dimiliki misal modal sosial yg dimiliki kandidat, baik langsung atau dari bantuan orang tua termasuk keluarga.

“Tetap ada pengaruh, tapi ada variabel lain juga yang punya pengaruh. Misal modal sosial yang dimiliki kandidat, baik langsung atau dari bantuan orang tua, keluarga,” tandasnya. (hdp)


Berita Terkait



add images